English French German Spain Italian Dutch
Translate Widget by Google

2.1.10

Korban Pertama Pantai Parangtritis



Pantai Parangtritis Jogjakarta adalah salah satu obyek wisata yang menjadi tujuan banyak wisatawan pergi berlibur. Pantai ini dikalangan anak muda lebih dikenal dengan nama paris, indah namun berbahaya. Sudah banyak nyawa melayang di pantai ini.

Awal tahun 2010 ini, pantai Parangtritis kembali menelan korban nyawa manusia. Musibah ini dialami Anton ari wibowo (23th) wisatawan asal pasuruan Jawa Timur pada Jum'at 1 Januari 2009 kemarin.

Seperti yang diberitakan Harian Jogja 2 Januari 2009, korban diketahui tenggelam pukul 02.00 WIB dan jenasah ditemukan setelah menghilang selama 4 jam disekitar areal reklamasi atau 500 meter ke arah barat dari TKP.

Menurut rekan korban, kedatangan Anton dan 4 rekannya ke pantai itu adalah untuk merayakan pergantian tahun. Mereka tiba di Paris sekitar pukul 11.30 dan bergabung dengan ribuan pengunjung lainnya. Namun sekitar pukul 01.30, 2 rekan lainnya nekat mandi ke laut. Sebelumnya mereka mengajak Anton, namun anton tidak mau dengan alasan menemani pacarnya.

Tak lama setelah kedua rekannya masuk ke laut, anton melepas baju dan langsung mandi laut bersama dua rekannya tadi. Karena tiba-tiba turun hujan, rekan-rekan anton yang tidak mandi laut bergegas menyelamatkan barang bawaan mereka. tak lama kemudian, reka korban muncul dari air dan mengabari kalo anton hanyut terseret arus.

Menurut Komandan SAR Parangtritis, Suroyo, kejadian tersebut karena kondisi gelap sehingga palung laut yang muncul tidak terlihat dan selama ini, kecelakaan laut yang dialami para wisatawan lebih dikarenakan kenekatan para pengunjung untuk mandi laut, padahal sudah ada larangan dari petugas.


Saya juga sering mandi laut di pantai parangtritis. Dibeberapa titik memang berbahaya. karena yang saya rasakan di dasar pantai agak ke tengah, ada semacam kubangan-kubangan (entah istilah ilmiahnya) yang bila kita terjebak agak sulit untuk naik karena pasir yang kita pijak terus merosot ke dalam. dan ketika kita terjebak, biasanya kita akan kaget karena tidak menyangka disitu ada semacam kubangan.

Sebaiknya kita selalu berdoa dan berhati-hati dimanapun kita berada
Bookmark and Share


Berita Terkait :

5 komentar:

kakve_santi on 2 Januari 2010 15.53 mengatakan...

memang parang tritis terkenal akan arusnya yang keras

Rizky2009 on 2 Januari 2010 16.42 mengatakan...

hampir tiap tahun sll memakan korban

Insan Setia Nugraha on 2 Januari 2010 17.58 mengatakan...

Wah mas,,sy sukka sekali gaya bertuturmu...jurnalistis banget.. Sukses ya jurnalistic citizen nya...

Endra on 3 Januari 2010 11.39 mengatakan...

@ kakve : iya bang.. tapi mandi laut memang menyenangkan

@ rizky : itulah sob ngerinya

@ bang setia : sebenarnya ane juga tertarik ama citizen jurnalism bang, tapi yang foto ato video aja. klo nulis.. hwaduh..

alkatro on 4 Januari 2010 15.56 mengatakan...

Lah bulan kayak gini kok buat tamasya ke tempat tersebut.. nyanyi saja.. parangtritis.. ning kono wong manis halah (didi kempot mania) he he

Posting Komentar

Ini adalah blog doFollow, mohon PENGERTIANNYA ya..
Klo ada salah, mohon diingatkan.. makasih dah berbagi

 
TOP Commentator
Comment Terbaru
TUKERAN LiNK

Lebih Cepat pake | Mozilla Firefox